Safety…..no compromise untuk masalah ini. Ketika sampeyan membicarakan keselamatan, jelas materi menjadi urusan belakang. Keduanya tidak akan nyambung. Lawong helm aja bisa sampai 15 juta. Atau sepatu boot yang dibanderol 8juta…tetap aja laku terjual. Karena disadari atau tidak….urusan nyawa tidak bisa dinilai dengan uang!!..

IWB masih ingat, kala SMA dulu (sekitar tahun 1996)…..didaerah Watulimo Trenggalek,  sepulang nyambangi pantai pasir putih bersama teman dengan mengendarai GL-MAX, tunggangan dipaksa nyungsep mencium aspal dikarenakan pasir tak terlihat. Sebuah angkot nempel dari depan tidak mau minggir, posisi turunan curam memaksa IWB melakukan panic brake dan tiba-tiba…..ban depan lost grip, sliding begitu saja. Hanya hitungan sepersekian detik….tubuh terlempar dari kecepatan 60km/jam.

Setelah mata melek, kondisi tubuh sudah berdarah-darah dibeberapa bagian seperti siku, dengkul telapak tangan serta kening (Helm model kura). Celana dan baju tidak kuat menahan kikisan aspal sehingga jebol tidak berbentuk.Yang paling terasa adalah rasa perih dibagian telapak tangan. Mencoba melihat….jebule kulit terkelupas habis dan berganti pemandangan yang membuat ngilu mzbro. Yup…..permukaan luar daging bercampur darah serta kerikil masuk diarea telapak tangan. Suatu hal yang tidak mungkin terjadi jika kita mengenakan sarung tangan berkualitas serta protector lengkap…..

Itu dulu, masa dimana awarness tentang safety masih minim. Kini seiring menjamurnya produsen penyedia protector serta edukasi safety riding,  kesadaran pentingnya perlindungan maksimal bagi para biker juga terbentuk. Nah….dari sekian produk yang bertebaran, satu merek yang sudah tidak asing lagi….Respiro ternyata juga menyediakan glove atau sarung tangan selain jaket anti angin sebagai ciri khas mereka. Berslogan Ridingware…IWB tertarik untuk meminang satu produk glove yang diberi nama “Racing One”. Seperti apa??…

Sarung tangan Respiro Racing One dibuat dari material asli kulit sapi. Bisa tercium dari bau, kontur dan tekstur ketika kita jamah. Dibakar dengan api kecil juga tidak terpengaruh….ciri khas kulit asli brosis. Jahitan halus menjadi ciri rata-rata produk yang berpusat diCimahi Jawa Barat tersebut.  Sebenarnya Respiro menyediakan berbagai desain glove. Mulai dari full cover finger ataupun open finger. IWB sengaja memilih full cover soalnya rute tiap hari pulang-pergi Jakarta-Depok membutuhkan perlindungan dari angin secara maksimal….

Dibanding dengan produk sejenis, kelebihan Respiro Racing One adalah protector kevlar yang elastis. Infonya…untuk kevlar aja pihak produsen kudu impor keluar negeri sebab produsen lokal belum mampu meracik bantalan yang elastis dengan ISO mumpuni. Hasilnya…..pergerakan buka-tutup genggaman tangan cukup nyaman.  Pintarnya…pihak produsen melapisi bagian dalam dengan fleece lembut. Efeknya….ketika cuaca panas, tangan tetap adem tidak gerah, dan hangat kala dipakai malam hari pada saat hawa dingin. Semua dipikirkan secara teliti termasuk keamanan siproduk. Yup…untuk mencegah sarung tangan hilang satu….Respiro memberikan kait yang bisa diikatkan dengan pasangannya. Dadi ora ono critane ketlesut mzbro. Top dah!!!….

Last....diluar fungsi yang ditawarkan, desain Respiro Racing One juga keren dan berkelas. Inilah yang membikin IWB pede mengenakan untuk menemani menjelajah ibu kota sehari-hari. Terbukti beberapa rekan IWB memberikan komentar positif. Malah ada yang nyeletuk..” sayang kang kalau buat harian, mending buat turing aja” ujarnya. Halah….kalau nggak turing yang ada nganggur tidak kepakai dong .  Btw….mungkin banderol  yang masih menjadi pengganjal utama penetrasi produk ini. Dengan harga 199ribu rupiah, cukup berat bagi sebagian besar biker….

Namun tentu saja…peribahasa ada harga ada rupa tetap berlaku disini. Dipakai nyaman, tangan aman. Dan yang pasti….kalau nyungsep, kulit terlindung dari parutan aspal (amit-amit dah :mrgreen: ) berkat kulit berkualitas. Safety?? wis pokoke no compromise brosis!!. Berikut beberapa jepretan sarung tangan yang IWB maksud. Monggo berikan komentarnya. Maturnuwun….(iwb)